Home / berita umum / Anak Tiri Diperkosa Bapaknya Di Tengah Hutan

Anak Tiri Diperkosa Bapaknya Di Tengah Hutan

Anak Tiri Diperkosa Bapaknya Di Tengah Hutan – Anak Tiri Diperkosa Bapaknya Di Tengah Hutan – Seorang Papa asal Tanjungpandan, Belitung, tega memperkosa anak tirinya. Anak yg mestinya dilindungi justru malahan direnggut kegadisannya dengan paksa buat melampiaskan nafsu birahinya.

Pemeran berinisial JS (30), memperkosa anak tirinya yg masih tetap di bawah umur berinisial M (15) di Rimba Jalan Pilang dekat Jembatan Pilang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Babel.

Persoalan pemerkosaan itu sesudah itu dilaporkan NV (35) Ibu kandung korban pada Minggu 5 Agustus 2018 di Polsek Tanjungpandan sesuai Laporan Polisi Nomor : LP/B-18/VIII/2018/Resbabel/Sektor Tanjungpandan tanggal 5 Agustus 2018.

Usai terima laporan, petugas Polsek Tanjungpandan dengan cara langsung bergegas mengamankan si pemeran JS dan mengantar korban M ke RSU Tanjungpandan buat diselesaikan visum.

Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana menjelaskan serangkaian moment berasal hari Minggu 5 Agustus sekira waktu 07. 00 WIB pelapor tengah dalam rumah bersama-sama anaknya ialah si korban. Mendadak ada JS suami dari si pelapor yg dimaksud papa tiri korban dengan membawa ikan.

” Namun, berkat ikan yg dibawa gak cukupi, JS kembali lagi pelabuhan dan membawa korban (M). Dalam perjalanan, pemeran membawa korban ke Rimba Jalan Pilang dekat Jembatan Pilang dan dengan cara langsung memperkosanya, ” katanya pada media masa di Tanjungpinang Belitung, Senin (6/8/2018).

Sehabis memperkosa, kata Yudhis pemeran JS membawa korban menuju Polsek Tanjungpandan, dan setibanya di Mako Polsek Tanjungpandan, pemeran mengakui tingkah lakunya yg udah memperkosa anak tirinya.

” Dengar pengakuan itu, jadi petugas Polsek dengan cara langsung mengamankan si pemeran dan membawa korban ke RSUD Kabupaten Belitung buat diselesaikan visum. Hasil visum itu bisa dibuktikan korban baru saja di perkosa JS yg tak yang lain papa tirinya, ” ujarnya.

Selanjutnya lanjut Kapolres dari moment itu Ibu korban NV (35) berikan laporan pemerkosaan ke Polsek Tanjungpandan buat melakukan penyidikan selanjutnya.

” Pemeran JS kita tahan di Rutan Polsek Tanjungpandan dengan sangkaan tak mematuhi Klausal 76 dan 81 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 berkenaan Perlindungan Anak dengan ancaman 15 Tahun Penjara, ” jelas Yudhis.

About admin