Home / Uncategorized / Bisikan Gayib, 3 Orang Pengikut Aliran Sesat Membunuh Keluarga

Bisikan Gayib, 3 Orang Pengikut Aliran Sesat Membunuh Keluarga

Bisikan Gayib, 3 Orang Pengikut Aliran Sesat Membunuh Keluarga – Rangkaian pembunuhan sadis berjalan di Mandailing Natal (Madina) , Sumut. Tiga orang yg ditandai pengikut aliran sesat tega menghabisi tiga anggota keluarganya sehabis beroleh bisikan gaib.

Hidayat Nur Wahid sebut pemulangan eks Gafatar bukan hanya solusi
Ketua DPR : Gafatar bertentangan dengan ideologi Pancasila
Ahok sangat percaya umat Islam Jakarta cerdas, tdk bakal enteng percaya Gafatar
Menurut kabar disatukan, Selasa (5/6) , ke tiga tersangka pembunuhan itu ialah A dengan sebutan lain M, B, serta Mk. Mereka masihlah berkerabat menjadi warga Desa Lubuk Kancah, Ranto Baek, Madina.

Rangkaian pembunuhan ini berjalan kala rombongan keluarga ini dalam perjalanan ke perbukitan. Mereka mengungsi lantaran percaya pada bisikan gaib bakal ada bencana di kampungnya pada 15 Ramadan.

” Mereka itu, si M Cs ini beroleh bisikan bakal ada bencana di kampungnya, maka mereka pergi ke gunung, ” terang Kapolres Madina, AKBP Irsan Sinuhaji kala dihubungi, Selasa (5/5) .

Rombongan yg mengungsi ke gunung sejumlah 10 orang. Dalam perjalanan, M berkali kali beroleh bisikan gaib kembali, maka memerintahkan utk menghabisi tiga anggota keluarganya. ” Rangkaian pembunuhan itu berjalan sepanjang sistem mengungsi ini, ” terang Irsan.

Pembunuhan yg berjalan lantas menggegerkan warga Desa Muara Bangko, Ranto Baek, Madina. Awalannya, pada Kamis (31/5) , mereka dikagetkan dengan penemuan sesosok mayat wanita tanpa ada pakaian di perkebunan sawit. Korban dikenali bernama Risma Lubis (26) .

Besok harinya, warga menemukannya jenazah Dedi (16) . Area penemuannya tdk jauh dari korban pertama.

Empat anggota rombongan M Cs berasa tak sepaham dengan perbuatan pembunuhan itu. Mereka melarikan diri serta memberikan laporan peristiwa itu terhadap warga seputar.

Warga lantas pernah menangkap seseorang pemeran yg membunuh ke dua korban. Menurut pengakuannya, masihlah ada satu korban kembali, ialah Tiara, bayi berumur 6 bln..

Bayi itu dihanyutkan ke Sungai Batang Bangko. Mayatnya diketemukan dalam situasi rusak, Minggu (3/6) .

Grup Reskrim Polres Mandailing Natal lantas bergerak cepat. Mereka menangkap 2 pemeran pembunuhan yang lain.

Dalam perkara pembunuhan ini, A dengan sebutan lain M, B, serta MK dijerat dengan Pasal 338 jo Pasal 340 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. Ketiganya masihlah menekuni pengecekan intensif di Mapolres Madina. Utk sesaat, penyidik menganggap M menjadi pimpinan dari group ini. ” M berikut ini kepala gengnya, ” kata Irsan.

About admin