Kivlan Dituduh Memiliki Senpi Ilegal Dan tindakan Makar

Agen Casino

Kivlan Dituduh Memiliki Senpi Ilegal Dan tindakan Makar – Sidang pertama praperadilan Kivlan Zen menentang Polda Metro Jaya atas status tersangkanya dihelat ini hari. Pengacara Kivlan, Muhammad Yuntri akui mengupayakan client-nya untuk ada dalam sidang itu.

” Ya sama dengan agenda yg sudah diputuskan PN Jaksel, ” kata Yuntri kala dihubungi, Senin (8/7/2019) .

Sidang itu dijadwalkan jam 09. 00 WIB di PN Jaksel. Yuntri menuturkan hakikatnya client-nya telah kirim surat ke PN Jaksel untuk memohon supaya praperadilannya dicabut, namun pada sidang kedepannya ia akan menangguhkan tujuannya untuk mencabut tuntutan itu.

” Tetapi awal mulanya beliau sudah sempat mencabut tuntutan praperadilan itu pada tanggal 4 Juli 2019. Tetapi diupayakan untuk diurungkan pencabutan itu, ” jelasnya.

Berkenaan pencabutan itu ia malas menyampaikannya, Yuntri akui Kivlan sendiri yg akan mengemukakan faktor pencabutan tuntutan itu. Yuntri mengimbuhkan Kivlan sendiri diusahakan ada pada sidang itu sebab telah memohon perlindungan penyidik.

” Untuk faktor pencabutan itu langsung bisa ditanyakan pada beliau, sebab idenya beliau pengin ada langsung dalam hari Senin tanggal 8 Juli 2019 di PN Jaksel. Serta sudah diupayakan meminta perlindungan penyidik untuk mendatangkan beliau di persidangan, ” sambungnya.

Awal mulanya, Kivlan Zen ajukan tuntutan praperadilan menentang Polda Metro Jaya atas status tersangkanya ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kivlan keberatan atas status tersangkanya dalam perkara pemilikan senjata api ilegal serta pendapat makar.

Mengenai faksi tergugat yakni Kapolda Metro Jaya cq Dirreksrimum. Praperadilan itu tercatat dengan nomer masalah 75/pid. pra/2019/pn. jktsel.

Anggota team pengacara Kivlan, Hendrik Siahaan, mengatakan ada pelanggaran langkah yg dijalankan penyidik dalam proses hukum perkara itu. Dia mempermasalahkan pengesahan terduga sampai penahanan.

” Di mulai dari pengesahan terduga hingga sampai penahanan. Jadi ada sekian banyak langkah yg disangka dilanggar oleh kepolisian, ” papar Hendrik.