Home / berita umum / Pelaku Rampas Penumpang Taksi Online Sudah Di Ciduk

Pelaku Rampas Penumpang Taksi Online Sudah Di Ciduk

Pelaku Rampas Penumpang Taksi Online Sudah Di Ciduk – Polisi membekuk Aris Suhandini, aktor pemerasan diikuti penganiayaan dengan modus jadi sopir taksi online. Aris diamankan sebelumnya setelah sukses menyikat uang sejumlah Rp4 juta dari korbannya.

Kepala Sektor Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono menyampaikan aktor yg profesinya jadi sopir taksi online itu kerjakan laganya pada Rabu (16/6) malam. Korbannya ialah wanita berinisial SDP yg waktu itu jadi penumpangnya.

” Jadi, malam itu lebih kurang jam 21. 00 WIB korban pingin pulang serta pesan taksi online dari wilayah Plaza Indonesia ke Pluit pengen ke apartemennya, ” kata Argo di Polda Metro Jaya, Sabtu (29/6) .

Argo berbicara awalannya korban gak menaruh berprasangka buruk waktu naik mobil punya terduga. Lalu, terduga mengarahkan mobilnya sesuai sama alamat yg diperuntukan oleh SDP.

Masuk daerah Pluit Indah Aris menyudahi mobilnya. Ia lalu berlaga dengan mengikat ke-2 tangan korban memanfaatkan tali sepatu.

Argo mengatakan aktor pun mengintimidasi korbannya supaya gak menentang. Seterusnya, Aris bawa korban berkeliling-keliling di Jakarta serta kembali menyampingkan mobilnya dipinggir Tol Jagorawi.

Di area itu terduga kembali berikan ultimatum pada korban memanfaatkan antena yg telah disediakan. ” Ia pernah ditusuk-tusuk gunakan antena. Meski antena, tetapi yg namanya wanita tentu takut.

Korban sebetulnya sudah sempat menentang. Tapi waktu berikan perlawanan korban malahan mendapatkan pukulan oleh terduga. Satu gigi bawah korban lantas rontok.

” Leher korban pun memar lantaran dipukul, ” kata Argo.

Gasak ATM Korban

Terduga kembali berhenti di rest ruang km 21 Tol Jagorawi. Ia punya maksud kuras ATM korban.

Di area yg sepi terduga melepas ikatan korban serta memerintahnya ambil uang di ATM.

” Bisa Rp2, 5 juta. Mengapa tak menentang serta lari, lantaran korban terlanjur takut, ada dibawah ultimatum, ” tutur Argo.

Selesai mendapatkan uang terduga kembali bawa masuk korban ke mobil. Kesempatan ini terduga bawa korban ketujuan Blok M, Jakarta Selatan.

Argo menerangkan disana terduga kembali cari ATM untuk ambil uang korban.

Selesai mendapatkan area sepi di Blok M, terduga memerintah korban ambil uang di ATM. Argo menyampaikan terduga mendapatkan Rp1, 5 juta, sampai-sampai keseluruhan uang yg diperoleh terduga Rp4 juta.

” Kemudian terduga langsung tinggalkan korban di Blok M, ” kata Argo.

Banyak Utang

Argo menerangkan pada polisi terduga menyatakan baru 1 kali kerjakan tindak kejahatan begini. Terduga pun menyatakan perbuatannya itu lantaran khilaf.

Sesaat info dari saudara terduga dijumpai jika terduga sedang dililit utang. ” Tetapi kami tak yakin, kami dalami jadi motifnya, ” kata Argo.

Argo menyampaikan aktor cepat tertangkap dikarenakan waktu korban ditinggal, telpon genggamnya tak diambil.

Berbekal mobile phone itu korban langsung menelepon saudaranya. Korban pun melanjutkan perkara itu ke perusahaan taksi online yg mengenai serta kepolisian.

Dari perkara itu polisi mengambil alih banyak barang bukti antaranya satu telpon pegang, satu mobil, bukti screenshoot pemesanan aplikasi Gocar, mutasi rekening, serta antena mobil.

Terduga dapat dijaring dengan Masalah 365 KUHP dengan ultimatum hukuman sembilan tahun penjara.

About penulis77