Home / berita umum / Perang Narkoba Polres Riau Amankan Barang Dari Malaysia

Perang Narkoba Polres Riau Amankan Barang Dari Malaysia

Perang Narkoba Polres Riau Amankan Barang Dari Malaysia – Deretan Polres Bengkalis di Riau mengamankan 55 Kg sabu serta lebih 46 ribu pil ekstasi. Barang haram ini dibawa dari Malaysia utk dibawa ke Pekanbaru.

” Dalam persoalan penyelundupan narkoba ini, kita mengamankan tiga orang pemeran. Masihlah ada tiga pemeran yang lain statusnya DPO, ” kata Kapolda Riau, Irjen Nandang dalam jumpa pers di Mapolda Riau, Rabu (2/5/2018) di Pekanbaru.

Nandang menuturkan, penangkapan ini dilaksanakan Polsek Bengkalis di Pelabuhan Roro pada 25 April waktu lalu. Kala itu pihak kepolisian setempat beroleh kabar bakal masuknya narkoba dari negara tetangga.

Dari pelabuhan, kata Nandang, barang haram itu nyata-nyatanya sudah tiba ke tangan penampung yg berada pada pelabuhan. Banyak pemeran udah ada didalam bus travel yg bakal lekas membawanya ke Pekanbaru.

” Barang untuk bukti dari pelabuhan dimasukan dalam tas koper. Ada pula yg dimasukan dalam kotak juice serta tas ransel, ” kata Nandang.

Dalam penangkapan pertama di Pelabuhan Roro, dua orang pemeran ditangkap ialah DP serta JU didalam mobil travel. Kala dilaksanakan penggeledahan ada 25 bungkus besar sabu serta 20. 800 butir ekstasi.

Dari pengecekan awal, keduanya mengakui barang itu punya mitranya. Di jalankan pengembangan, maka di tangkap kembali satu orang insial AS. Waktu ini ke tiga pemeran, DP, JU serta AS udah diamankan.

” Dari penangkapan AS, kembali dilaksanakan pengembangan kembali ke jaringan mereka. Diketemukan dirumah relasi mereka kembali 30 kg sabu serta 25. 918 butir ekstasi. Tiga relasi mereka yg miliki barang untuk bukti itu, RO, FI serta JF kabur, mereka DPO, ” kata Nandang.

Dari penangkapan 55 Kg sabu ini, kata Nandang, pihaknya dapat menyelamatkan 275 ribu orang dari bahaya narkoba. Nilai sabu itu di perkirakan tembus Rp 55 miliar.

Utk ekstasi, pihak kepolisian dapat menyelamatkan 46 ribu orang dari narkoba. Dari penangkapan 46, 718 di perkirakan nilainya lebih dari Rp 14 miliar.

” Kita masihlah bakal meningkatkan persoalan ini dalam memburu tiga DPO itu, ” tutup Nandang.

About admin