Home / berita umum / Sampai Oktober Diperkirakan 31 Desa di Wonogiri Alami Kekeringan

Sampai Oktober Diperkirakan 31 Desa di Wonogiri Alami Kekeringan

Sampai Oktober Diperkirakan 31 Desa di Wonogiri Alami Kekeringan – Sejumlah 31 desa di 7 kecamatan di Kabupaten Wonogiri alami kekeringan. Kekeringan telah mulai berlangsung semenjak April saat lalu. Diantisipasi musim penghujan baru akan tiba pada Oktober atau November.

Desa-desa itu ada di tujuh kecamatan, yaitu Paranggupito, Giritontro, Giriwoyo, Nguntoronadi, Pracimantoro, Manyaran serta Eromoko.

Kekeringan telah mulai berlangsung semenjak April 2018. Diantisipasi musim penghujan baru akan tiba pada Oktober atau November 2018.

Kepala Tubuh Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri, Bambang Haryanto, menuturkan jumlahnya itu telah menyusut ketimbang beberapa tahun awal mulanya. Pada 2015, jumlahnya yang terdampak kekeringan menggapai 38 desa di 8 kecamatan.

” Tahun 2016 tidak kekeringan sebab kemarau basah. Tahun 2017 ada 37 desa di 8 kecamatan. Itu sesungguhnya ada tiga desa yang telah terentaskan akan tetapi muncul dua desa baru yang kekeringan, ” kata Bambang, Kamis (16/8/2018).

Semenjak beberapa waktu paling akhir, kata Bambang, Pemkab Wonogiri senantiasa mengerjakan antisipasi yang punya sifat permanen, dengan memaksimalkan jaringan perpipaan air tanah.

” Menjadi umpamanya daerah yang miliki kapasitas air tanah dapat kita perbesar jaringannya. Juga ada yang gunakan air permukaan, namun banyaknya dikit. Tahun ini kita anggarkan Rp 10 miliar, ” ujarnya.

Diluar itu, pihaknya juga menyediakan langkah semipermanen ataupun darurat. Semipermanen yaitu dengan merevitalisasi embung ataupun telaga supaya lebih maksimum.

” Seperti di Wonogiri selatan kering namun miliki embung, namun masihlah konvensional. Itu kita maksimalkan, ” katanya

Langkah paling akhir adalah pengiriman air bersih ke beberapa daerah yang kondisinya telah darurat. Tapi Bambang meyakinkan pembagian dapat dijalankan dengan efektif.

” Umumnya kan tidak rata sebab penduduk ambilnya bawa serta ember, ukurannya berlainan. Kelak kita tampung dahulu baru dialirkan dengan sama rata, ” tukasnya.

About admin