Home / Uncategorized / Seorang Kakek Ditangkap Polisi Akibat Meakukan Pencabulan Pada Bocah

Seorang Kakek Ditangkap Polisi Akibat Meakukan Pencabulan Pada Bocah

Seorang Kakek Ditangkap Polisi Akibat Meakukan Pencabulan Pada Bocah – Durhakim (66) , warga asal Dusun Peruin, RT 001, RW 002, Desa Peruin, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi ini digiring ke Polsek Daerah Laut Gilimanuk, Bali Senin (13/11) . Kakek yg kesehariannya tukang bersih-bersih WC umum dekat pelabuhan Gilimanuk ini, diamankan sehabis dilaporkan laksanakan pencabulan kepada bocah kelas 1 SD.

Kapolsek Daerah Laut Gilimanuk lewat Kanit Reskrim AKP I Komang Muliyadi menyampaikan, pemeran dikira laksanakan perbuatan pencabulan kepada RN (7) .

Moment itu berjalan kala korban jalan sendiri akan menuju musala ikuti pengajian seputar waktu 15. 15 WITA, sore barusan. Korban yg kenal pemeran, tak menaruh rasa takut serta sangsi kala digiring ke satu buah WC umum di area lapangan Gilimanuk.

Area yg sepi bikin pemeran memperlancarkan rayuan dengan sedikit mengintimidasi korban yg kala itu mulai ketakutan sembari menggenggam seperangkat kelengkapan ngaji. Sembari mengintimidasi mengurung korban di kamar mandi, pemeran menyodorkan duit Rp 10 ribu terhadap korban utk buka celananya.

” Perbuatan pencabulan dilaksanakan didalam WC. Pemeran mengusahakan menciumi bibir korban serta melepas celana korban dengan cara paksa, ” jelas Muliyadi, Senin (13/11) .

Kala itu, lanjut Mulyadi, pemeran pernah memasukkan jari telunjuk kirinya dengan cara berulang kali ke alat kelamin korban. Tak suka hingga di situ, pemeran lantas keluarkan kemaluannya serta mengusahakan memasukkan ke kemaluan korban.

” Korban yg berasa kesakitan mengusahakan utk teriak serta kabur meninggalkan pemeran, ” kata Muliyadi.

Korban yg ketakutan mengadu terhadap rekan-rekannya serta diantar oleh pengurus musala ke orangtuanya. Korban ceritakan apa yg dirasakannya terhadap orang-tua korban sampai dilanjutkan utk melapor ke Polsek.

” Berdasarkan laporan itu kami laksanakan perbuatan pengamanan sesaat pemeran. Info korban udah kami ambillah termasuk juga laksanakan visum, ” katanya.

Sekarang pemeran serta barang untuk bukti bersifat duit tunai Rp 10 ribu udah diamankan di Mapolsek Daerah Laut Gilimanuk utk sistem seterusnya.

Pemeran dijerat dengan pasal 82 ayat (1) UU RI No. 35 th. 2014 perihal pergantian atas UU RI No. 23 th. 2012 perihal perlindungan anak

About admin